Gereja KIBAID Jemaat Kendari mengucapkan, Selamat Datang di Blog ini dan Terima Kasih atas Kunjungan Anda, Tuhan Yesus Memberkati...

Minggu, 16 Februari 2020

Ringkasan khotbah Ibadah Penghiburan Tanggal 16 Februari 2020


PENGHIBURAN BERLIMPAH-LIMPAH
(2 Korintus 1 :3-5)

      Setiap orang ingin hidupnya selalu bahagia, namun tidak ada kebahagiaan yang abadi. Seringkali hidup diibaratkan RODA BERPUTAR,  diibaratkan JALAN berliku, terjal, berbatu, lurus, licin, dll. Benarkah penderitaan adalah takdir Allah? Bagi orang dengan setumpuk pergumulan bisa saja mereka akan berkata STOP menjadi Kristen, melayani bahkan ke gereja karena toh juga takdir yang menentukan.
      Tuhan tidak pernah merencanakan yang buruk bagi umatNya, Ia punya rancangan yang INDAH sesuai janji firmanNya (Yeremia 29:11). Tetapi mengapa umatNya mengalami penderitaan? Jawabannya adalah Karena kita hidup di dunia ini yang telah ternoda dosa. Manusia butuh jalan keluar, butuh penghiburan. Apa yang diajarkan FIRMAN TUHAN ini kepada kita?

        I.       Penghiburan yang BERLIMPAH-LIMPAH hanya ada pada Allah. (Ay 3).
      Rasul Paulus menaikkan syukur pujiannya kepada Allah dengan berkata "Terpujilah Allah...Bapa penuh belas kasihan, dan Allah sumber penghiburan". Dalam kesusahan dan  penderitaannya, Paulus dapat bersyukur, Ia dapat bersukacita bukan karena keadaan yg terjadi di sekelilingnya, tetapi karena ia memiliki sumber penghiburan dalam hidupnya.
    Ketika sedang GEGANA (Gelisah Galau Merana) banyak orang yang lari ke MIRAS, rokok, ke diskotik, ke paranormal... bahkan ada yang menjauh dari persekutuan, Tidak datang ke GEREJA. Ini adalah kesalahan besar, sebab dunia tidak punya jawaban Penghiburan untuk setiap masalah kita, andai dunia bisa menjawab tentu saja YESUS tidak perlu datang ke dunia ini. Tetapi karena dunia tidak bisa menyelesaikan masalah terbesar manusia yaitu DOSA , itulah sebabnya Yesus datang bagi kita. Hanya ada satu jawaban untuk mendapatkan penghiburan yang berlimpah limpah  yaitu pada BAPA DI SORGA. Karna itu pastikan hidupmu terhubung dengan Bapa di Sorga, dan hubungan itu boleh terjadi hanya melalui satu jalan, yaitu YESUS KRISTUS (Yoh. 14:6).

     II.       Penghiburan yang berlimpah-limpah memperlengkapi untuk hidup jadi berkat (ay 4).
    Bagi Rasul Paulus dan rekan-rekannya, penghiburan yang mereka dapatkan dari TUHAN kesungguhannya memperlengkapi mereka untuk menolong jemaat-jemaat yang sedang menderita.
    Ketika kita telah mengalami penghiburan yang dari Allah pada saat kita sedang berdukacita, sedang mengalami persoalan,  itu adalah perlengkapan yang TUHAN berikan untuk kita menolong orang-orang lain dimasa datang. Ketika kata-kata nasehat adalah pengalaman hidup kita, itu jauh lebih bermakna daripada kata-kata tanpa pengalaman. Orang yang pernah mengalami penghiburan dikala dukacita adalah alat TUHAN untuk memberi penghiburan karena penghiburan itu BERLIMPAH-LIMPAH.
   III.       Penghiburan berlimpah-limpah menjadikan. Hidup kita seimbang. (Ayat 5)
Rasul Paulus menyaksikan bahwa TUHAN membuat hidup mereka seimbang. "Sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah". Jadi disatu sisi mereka menderita tapi disisi lain, ada penghiburan yang berlimpah-limpah. Haleluya. Bayangkanlah kalau hidup kita tidak seimbang, bagaimana rasanya.
 Saudara..... ketika kita susah disana juga tersedia penghiburan yang berlimpah, seperti malam dan siang terus berganti, demikianlah TUHAN membuat hidup kita seimbang, seperti pelangi terlihat indah karena terdiri dari beberapa warna,  demikianlah TUHAN memberi bermacam-macam warna kehidupan ini, Tidak hanya seimbang tetapi INDAH.
     Kiranya kita semua selalu hidup dengan pujian kepada Allah disetiap musim kehidupan kita.  Amin (PDT. TIRZA APRIORITHA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar