PENGHIBURAN BERLIMPAH-LIMPAH
(2 Korintus 1 :3-5)
(2 Korintus 1 :3-5)
Setiap orang ingin hidupnya selalu
bahagia, namun tidak ada kebahagiaan yang abadi. Seringkali hidup diibaratkan
RODA BERPUTAR, diibaratkan JALAN
berliku, terjal, berbatu, lurus, licin, dll. Benarkah penderitaan adalah takdir
Allah? Bagi orang dengan setumpuk pergumulan bisa saja mereka akan berkata STOP
menjadi Kristen, melayani bahkan ke gereja karena toh juga takdir yang
menentukan.
Tuhan tidak pernah merencanakan yang buruk
bagi umatNya, Ia punya rancangan yang INDAH sesuai janji firmanNya (Yeremia
29:11). Tetapi mengapa umatNya mengalami penderitaan? Jawabannya adalah Karena
kita hidup di dunia ini yang telah ternoda dosa. Manusia butuh jalan keluar,
butuh penghiburan. Apa yang diajarkan FIRMAN TUHAN ini kepada kita?
I. Penghiburan
yang BERLIMPAH-LIMPAH hanya ada pada Allah. (Ay 3).
Rasul Paulus menaikkan syukur pujiannya
kepada Allah dengan berkata "Terpujilah Allah...Bapa penuh belas kasihan,
dan Allah sumber penghiburan". Dalam kesusahan dan penderitaannya, Paulus dapat bersyukur, Ia
dapat bersukacita bukan karena keadaan yg terjadi di sekelilingnya, tetapi
karena ia memiliki sumber penghiburan dalam hidupnya.
Ketika sedang GEGANA (Gelisah Galau Merana) banyak orang yang lari ke
MIRAS, rokok, ke diskotik, ke paranormal... bahkan ada yang menjauh dari
persekutuan, Tidak datang ke GEREJA. Ini adalah kesalahan besar, sebab dunia
tidak punya jawaban Penghiburan untuk setiap masalah kita, andai dunia bisa
menjawab tentu saja YESUS tidak perlu datang ke dunia ini. Tetapi karena dunia
tidak bisa menyelesaikan masalah terbesar manusia yaitu DOSA , itulah sebabnya
Yesus datang bagi kita. Hanya ada satu jawaban untuk mendapatkan penghiburan
yang berlimpah limpah yaitu pada BAPA DI
SORGA. Karna itu pastikan hidupmu terhubung dengan Bapa di Sorga, dan hubungan
itu boleh terjadi hanya melalui satu jalan, yaitu YESUS KRISTUS (Yoh. 14:6).
II.
Penghiburan
yang berlimpah-limpah memperlengkapi untuk hidup jadi berkat (ay 4).
Bagi Rasul Paulus dan rekan-rekannya, penghiburan yang mereka dapatkan
dari TUHAN kesungguhannya memperlengkapi mereka untuk menolong jemaat-jemaat
yang sedang menderita.
Ketika kita telah mengalami penghiburan yang dari Allah pada saat kita
sedang berdukacita, sedang mengalami persoalan,
itu adalah perlengkapan yang TUHAN berikan untuk kita menolong
orang-orang lain dimasa datang. Ketika kata-kata nasehat adalah pengalaman
hidup kita, itu jauh lebih bermakna daripada kata-kata tanpa pengalaman. Orang
yang pernah mengalami penghiburan dikala dukacita adalah alat TUHAN untuk
memberi penghiburan karena penghiburan itu BERLIMPAH-LIMPAH.
III.
Penghiburan
berlimpah-limpah menjadikan. Hidup kita seimbang. (Ayat 5)
Rasul Paulus
menyaksikan bahwa TUHAN membuat hidup mereka seimbang. "Sama seperti kami
mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh
Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah". Jadi disatu sisi mereka
menderita tapi disisi lain, ada penghiburan yang berlimpah-limpah. Haleluya.
Bayangkanlah kalau hidup kita tidak seimbang, bagaimana rasanya.
Saudara..... ketika kita susah disana juga
tersedia penghiburan yang berlimpah, seperti malam dan siang terus berganti,
demikianlah TUHAN membuat hidup kita seimbang, seperti pelangi terlihat indah
karena terdiri dari beberapa warna,
demikianlah TUHAN memberi bermacam-macam warna kehidupan ini, Tidak
hanya seimbang tetapi INDAH.
Kiranya kita semua selalu hidup dengan pujian kepada Allah disetiap
musim kehidupan kita. Amin (PDT. TIRZA
APRIORITHA)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar