Gereja KIBAID Jemaat Kendari mengucapkan, Selamat Datang di Blog ini dan Terima Kasih atas Kunjungan Anda, Tuhan Yesus Memberkati...

Sabtu, 20 Juni 2020

Renungan Minggu, 21 Juni 2020 (Ibadah dirumah)



MEMILIKI KIRBAT YANG SELALU BARU
Matius 5:36-38


Dalam pembacaan ini, Tuhan Yesus menyampaikan dua perumpamaan,  yang pertama, perumpamaan tentang baju yang baru dan yang kedua adalah tentang Kntong kulit yang baru. Kedua perumpamaan ini berhubungan dengan dirinya sebagai memepelai laki-laki bagi jemaatNya. Untuk menggambarkan kebersamaanNya dengan murid-murid. Bahwa kebersamaan atau persektuan itu disimbolkan seperti hubungan mempelai laki-laki dan mempelai perempuan.

Kedua perumpaman ini, adalah dua hal yang harus ada dalam upacara perkawinan orang yahudi. Pakaian baru wajib dikenakan oleh mempelai perempuan, demikian juga anggur yang baru segar dan berkualitas harus tersedia. Yesus menggunakan bahasa kiasan bahwa tidak mungkin pengantin perempuan menggunting baju yang baru dan menambal pada baju yang tua. Dalam pesta perkawinan di Kana, pemipin pesta berkata, mengapa anggur yang terbaik disuguhkan belakangan? Kita tahu mengapa sampai itu terjadi? Karena Yesus mengubah air biasa menjadi anggur.

Apa arti dari pakaian baru? Dalam wahyu 16:15 , disana dijelaskan bahwa pakaian baru itu adalah perbuatan-perbuatan baik yang harus kita kenakan pada diri kita sebagai anak-anak Tuhan. Adapun arti dari kantong kulit yang baru Adalah Hati kita anak-anak Tuhan. Kita harus memiliki hati yang baru. Dan kita percaya bahwa pembaharuan hati kita terjadi oleh kuasa Atau karya Roh Kudus yang berdiam diaslam hidup kita.

Tercatat dalam markus 7:21 “Sebab dari dalam, dari hati orangm timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan”. Jadi Kirbat yang selalu baru akan menghasilkan perbuatan-perbuatan yang baik yang mempermuliakan nama Tuhan. Dengan kata lain, dari hati yang baik akan keluar perbuatan-perbuatan yang baik.  Anggur yang baru harus disimpan dalam kirbat yang baru atau dalam kantong yang baru agar bertahan lama, rasa dan kesegarannya.

Apakah arti dari anggur baru? Anggur baru adalah hal-hal yang diberikan oleh Tuhan kepada anak-anakNya. Apakah itu? Pertama: Kabar Baik. Yaitu berita keselamatan yang diterima didalam Yesus Kristus. Hati yang dijamah oleh Roh Kudus akan menerima kabar baik ini sebab Roh Kudus bekerja menginsafkan dunia akan dosa. Kedua : Rahmat yang selalu baru setiap hari. Rahmat ini diberikan oleh Tuhan kepada semua orang, dan yang mampu mensyukuri rahmat itu adalah hati yang baru. Ketiga: sukacita. Setiap orang membutuhkan sukacita, karena sukacita itu tidak disebabkan oleh keadaan tetapi bersumber dari Allah, sehingga dalam keadaan apapun sekacita tidak hialng. Keempat : kekuatan Iman untuk berharap dan bersandar dalam segala tantangan. Keliam : Talenta/karunia-karunia yang Ia berikan untuk dikembangkan. Jadi anggur baru adalah berkat surga yang diberikan Tuhan. Karena itu dibutuhkan kirbat yang baru.

Bagaiamanakah agar  kita memiliki kirbat yang baru?

 I.     Bersedia diubahkan oleh Roh Kudus

Dalam kisah Pantekosta, kita berjumpa dengan Rasul Petrus. Seorang yang dahulu pengecut sekarang menjadi saeorang pemberani. Seorang yang diubahkan luar biasa oleh kuasa ROHKUDUS. PerjumpamaanNya dengan Yesus dipinggir danau Galilea, dengan tiga kali pertanyaan yang sama, sungguh-sungguh mengubahkan hati Petrus menjadi seorang yang mengasihi Tuhan Yesus. Jemaat mula-mula bertumbuh dan berkembang dengan luar biasa oleh kuasa Roh Kudus dalam diri Petrus.

Perubahan hidup akan terjadi ketika Roh Kudus mengubahkan hati kita. Mari kita membaca Yehezkiel 36:26 :Kamu akan kuberikan hati yang baru dan roh Yang baru didalam batinmu.... ay 27: RohKu akan kuberikan diam didalam batinmu...” dalam ayat ini, adalah janji Tuhan melalui nabi yehezkiel. Dan ini digernapi di hari Pentakosta. Bukan hanya Petrus, tetapi begitu banyak orang yang diubahkan oleh kuasa Roh Kudus. Misalnya Yusuf yang rela menjual seluruh harta miliknya dan membagi-bagikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Bahkan setiap hari jumlah jemaat bertambah karena kuasa Roh Kudus yang mengubahkan.

Sewktu saya masih kecil, di rumah kami ada gambar digantung, modelnya seperti kalender, berisi gambar tentang hati manusia. Ada hati yang gelap, dengan gambar segala jenis hewan : Burung Merak, kambing, Babi, kura-kura, Harimau dsb...yang adalah simbol dari perbuatan-perbuatan dalam kegfelapan dosa. Tetapi ketika seseorang percaya dan menerima Yesus, Roh Kudus masuk dan mendiami, hatinya menjadi putih bersih dan Iblis dan segala hewan-hewan keluar dari hidupnya. Demikianlah Roh Kudus yang mengubahkan hati kita. Sehingga kita menghasilkan hal-hal yang baru yang mempermuliakan nama Tuhan.

Sudahkah kita memiliki hati yang baru? Terimalah Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, undanglah Roh Kudus mendiami hidupmu, maka Ia akan mengubahkan hidupmu


II.     Bersedia dibentuk oleh Firman Allah

Untuk mempertahankan kantong kulit yang baru, maka kantong kulit itu harus selalu direndam dalam air. Ini memberi arti bagi kita bahwa mempertahankan hati yang selalu baru kita harus menjaganya dengan air kehidupan. Apakah air itu? Firman Tuhan digambarkan seperti air yang sejuk yang memuaskan dahaga. Menjaga kemurnian hati adalah mernedam hati kita dnegan firman Tuhan. Dalam 2 Tim 3:16 tewrtulis “segala tulisan yang diilhamkan Allah, memang bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kewsalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran”. Dari sini kita belajar tentang manfaat Firman Tuhan. Tetapi apakah benar bahwa Firman itu betul-betul bermanfaat untuk kita? Seperti apa kita memberi respon terhadap fIrman Tuhan yang kita dengarkan?

Tidak ada cara lain untuk menjaga kirbat hati kita yaitu dnegan selaLu menghidupi Firman Tuhan. Jadikanlah Firman Allah sebagai pelita, sebagai terang dan penuntgun kehidupan kita. Jadikan sebagai otoritas tertinggi dalam hiddup kita. Bukalah hati kita untuk selalu dibentuk oelh FirmanNya. Hati yang terjaga akan seperti tanah yang subur untuk firman Allah bertumbuh dan berbuah.


III.     Bersedia dipenuhi oleh kuasa Roh Kudus.

Selain direndam dengan air, Kirbat harus dioleskan dnegan minyak agar tidak muda retak. Minyak seringksali digunsksn untuk simbol RohKudus dalam Perjanjian Lama. Simbol Roh kudus yang lembut, Roh Kudus yang mengurapi dan memberkati. Doktrin kita menmgajarkan bahwa Roh Kudus yang mendiami orang percaya, tinggal menetap dalam hati kita. Namun banyak kali orang percaya membuat Roh Kudus selalu berdukacita karena Roh Kudus tidak memenuhi hidup kita. Dalam mingu-minggu yang lalu, sejak perayaan Hari Pentakosta kita belajar banyak tentang Roh Kudus. Bagaimana kita dipenuhi Roh Kudus akan membawa dampak yang luar biasa bagi kehidupan kita. Janganlah kita mendukacitakan Roh Kudus. Biarkanlah Roh Kudus memenuhi seluruh kehidupan kita.

Mengakhiri khotbah ini, saya mengajak kita semua untuk membaca Galatia pasal 5:16-23. Kiranya Tuhan memberkati kita semua. Amin


PERHATIKANLAH BUAH ROH KUDUS YANG MENJADI BUKTI BAHWA HIDUP KITA DIPENUHI ROH KUDUS           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar